Tragedi zakat pasuruan

Posted by cah_gendeng 10 coment
Subhanallah...! begitu pilunya hati manakala mendengar berita tragedi zakat pasuruan, 21 nyawa hilang melayang terinjak injak hanya karna memperebutkan zakat? semiskin inikah rakyat indonesia sekarang? kejadian serupa tidak haya terjadi kemarin saja, hampir setia tahun keknya terjadi tragedi yang menewaskan orang. kalo terjaji tragedi seperti ini sebenarnya siapa sih yang bertangguang jawab? siapa sih yang harus di salahkan? seharusnya kalo pemerintah mikir pastinya akan malu, kenapa rakyatnya sampai berebut zakat, yang nilainya sebenarnya tak seberapa di bandingkan gaji pejabat sehari. terjadinya tragedi zakat pasuruan ini semoga saja membuat mata pemerintah terbuka untuk benar2 memikirkan rakyatnya yang sekarang ini semakin bertambah miskin.

Bukan hanya miskin harta saja namun miskin akan semua, dari segi moral maupun material!melihat berita Polisi Belum Tetapkan Tersangka Insiden Zakat Pasuruan saya jadi bingung, mereka kan tujuannya baik membagi2kan zakat, kenapa mereka akan menjadi tersangka? mereka kan pastinya tidak menyangka akan terjadi tragedi zakat seperti itu yang sampai menewaskan 21 orang! mungkin saja kalo mereka tau akan terjadi tragedi zakat pasuruhan tiu maka mereka tidak akan membagikan zakat! salahkah mereka??? hanya yang di atas lah yang tahu..

Semoga saja dengan terjadinya traged zakat ini semua mata terbuka, melihat ke bawah, memikirkan rakyat yang semakin sengsara. tidak hanya memikirkan kantongnya sediri tanpa memperdulikan kalangan bawah yan tersiksa karna ulah mereka. dan semoga yang menjadi korban tragedi zakat pasuruan dapat tabah menerima cobaan ini. ini semua terjadi karena kemiskinan.



10 coment:

erwin said...

kesabaran di uji di sana, 30 ribu klihatan berharga dengan tidak mementingkan teman2 nya yang terinjak, terjepit dan meninggal, begitu serakah manusia setan yang di belenggu di bulan suci ini masih kalah. Subehanallah

badoer said...

SbnarNa bisa aja berzakat lewa amir zakat/ bazar biar lebih aman

therunk said...

setuju ma mas badoer..
banyak cara berzakat yang aman
daripada terjadi tragedi kek gitu, niatnya sih baik, tapi ternyata membawa bencana, ga ada yang bisa disalahkan

Yopan Prihadi said...

Apa boleh dikata...
seperti itulah fakta kemiskinan yang terjadi di negri tercinta ini...
Saya sendiri tidak menyalahkan yang memberikan zakat tentunya dengan niat tulus..
Kalau melihat sisi yg lebih jauh lagi adalah tanggung jawab moral pemerintah terhadap kehidupan miskin di daerah terpencil..
Sungguh tragedi yang memilukan hati....

rida said...

Ribuan gallon air mata orang kering
Jadi hujan deras yang mengguyur dinding
Gedung tinggi yang menjilat langit
Punya orang basah

Ribuan gallon air mata orang kering
Menyirami taman indah rumah megah
Mencuci bersih mobil mobil mewah
Punya orang basah
Telah lama sikecil pasrah
Nyaris memutuskan menyerah
Semua permata dijagat raya
Tak satupun dimilikinya

Hanya fatamorgana
Punya hak hak sebagai manusia
Hanya fatamorgana
Hidup layak sebagai manusia
Hanya fatamorgana
Bila dianggap masih manusia
Hanya fatamorgana

Miskin adalah satu satunya suku kata
Yang masih terbaca didalam kamus hidupnya
Jangankan kaya dalam dunia nyata
Dalam mimpipun belum

Hanya fatamorgana
Air laut air matanya
Hanya fatamorgana
Air danau air matanya
Hanya fatamorgana
Air sungai air matanya
Hanya fatamorgana
Hanya air mata

tragedi pasuruan tidak lebih dari sekedar potret kemiskinan masyarakat indonesia yang para pemimpinnya hanya bisa bersikap apatis..

dhika said...

kemiskinan memang begitu parah di negeri ini. Semoga saja keadaan ekonomi menjadi membaik.

antok/therunk said...

@ yopan prihadi - yups.. kemarin pas denger berita itu bener2 nyesek dada ini, kok sampe segitunya..
@ Rida - coment anda membuat saya sedih :)tapi makasih dah mau mampir
@ Dhika - rakyat kecil semakan miskin, para pejabat sekarang cuma mikirin kantongnya sendiri semoga saja ga semua pejabat korupsi

khotib said...

no coment ah,., :)

thiny aja said...

jadi inget lom bayar zakat :D

therunk said...

@ thiny ..Hahaha.. abhel mah sering telat cih :))
@ khotib .. kok koment katanya ga mau koment

Post a Comment

silahkan tinggalkan komentar anda..
karena komentar andalah yang membangun blog ini